The Acceleration

In memoriam

Posted by: Bachtiar STUM on: September 17, 2007

Siang itu surya berapi sinarnya, Tiba-tiba redup langit gelap
Hati yang bahagia tersentak seketika, Malapetaka seakan menggelimang

Berita menggelegar aku terima, Kekasih berpulang ‘tuk selamanya
Hancur luluh rasa jiwa dan raga, Tak percaya tapi nyata…

Ku bersimpuh di sisi…jasad membeku, Doa tulus dan air mata
Segala dosa ku mohonkan AmpunanNya, Seakan kau jawab dan kau terima…
 

Bagian lirik lagu BING ini mengilhami saya membuat memoriam  atas kepergian untuk selamanya,

“Bapak H. SUTOYO SARIMIN” kepala SMAN I Bekasi. 

Sebenarnya saya belum begitu  kenal dengan almarmum, namun dari informasi dari Bapak dan Ibu Guru pada saat wawancara orang tua murid dengan pihak sekolah sewaktu penerimaan siswa baru untuk program SBI dan AKSELERASI di SMAN I Bekasi bulan Agustus 2007 yang lalu, saya mendapat kesan yang menonjol, bahwa almarhum adalah seorang guru yang mempunyai semangat dan dedikasi yang tinggi untuk menjadikan SMAN I Bekasi sebagai salah satu sekolah yang berkwalitas. Almarhum sangat mendorong program-program agar sekolah ini dapat setara dengan SMAN lainnya di negeri ini yang sudah terlebih dahulu melangkah kedepan. 

Kekaguman saya terhadap almarhum tidak berhenti sampai disitu saja, ketika anak saya menceritakan kedekatan almarhum kepada anak murid. Ini merupakan pekerjaan yang sulit, bagaimana seorang guru dapat berkomunikasi secara terukur dan baik terhadap muridnya sehingga  si murid tidak mempunyai kesulitan dalam menyampaikan keinginannya, dan Pak Sutoyo Sarimin mampu melakukannya. 

Citi-cita dan buah perbuatan ini adalah sangat mulia, karena tanpa motivasi dan dedikasi yang sangat tinggi serta didukung kemampuan berkomunikasi, mustahil dapat meraih prestasi yang tinggi, mengingat kompleksitas kompetisi saat ini tidak bisa dianggap main-main lagi.  

Beruntung SMAN I Bekasi mempunya seorang SUTOYO SARIMIN, walau terlalu singkat almarhum mendedikasikan diri, tapi setidaknya almarhum telah membuat satu tonggak sejarah dan tentunya akan muncul lagi SUTOYO SARIMIN yang baru. 

Saya selaku orang tua salah seorang murid berdoa dan berharap agar siapapun pengganti almarhum harus meneruskan cita-cita ini sehingga almarhum dapat tersenyum bahagia disisNya.

SELAMAT JALAN GURUKU!! 

Leave a Reply