The Acceleration

Aksel-nya SMAN I Bekasi

Posted by: Bachtiar STUM on: September 19, 2007

Ketidaktauan kadangkala membuat kita menjadi ragu  terhadap sesuatu hal, seperti kata orang: “tidak kenal maka tak sayang”. Itulah kesan saya pertama kali mendengar tentang program AKSELERASI-nya SMAN I Bekasi. Semenjak pemaparan program aksel oleh Pembina di akhir Agustus 2007 yang lalu, terus terang saya  belum paham betul dan sedikit was-was mengenai program ini. Seberapa hebatkah  anak saya mampu   menyelesaikan pendidikan di SMAN hanya dalam waktu 2 tahun?, dan bagaimana pula dengan resources yang ada di SMAN I Bekasi untuk melaksanakan program ini.

Mengacu akan hal diatas, keinginan untuk lebih  mendalami program ini mencuat, lalu sayaAksel3Aksel3 mengajukan beberapa pertanyaan (questioner methode) kepada salah seorang pembina program ini yaitu Ibu Dwi Indah Krisyanti, SPd, MM. Usaha ini bersambut dengan sangat positip mengingat respon beliau yang sangat cepat mengirimkan penjelasan.

Pertanyaan-pertanyaan yang saya ajukan meliputi:aksel3Smansa

  • Profil program aksel, missi  serta  programsmansa
  • Sejauh mana resources yang dimiliki SMAN I Bekasiaksel3
  • Capaian sudah diperoleh
  • Target apa yang diinginkan kedepan
  • Bagaimana komunikasi sekolah dengan pihak ketiga
  • Bagaimana orang tua dapat berpartisipasi?

Selanjutnya, Ibu Indah menjawab :smansa

PROFIL KELAS CERDAS ISTIMEWA
SMAN 1 Bekasi
(Program Percepatan Belajar atau Akselerasi)smansa
A.  Visi
  • Berwawasan global dalam IPTEK
  • Kompetitif
  • Dan Aktual berlandaskan iman dan taqua

B.  Misi

  • Mengaktualisasikan sains, teknologi, sosial, seni dan budaya, dalam meningkatkan nilai tambah sehingga menghasilkan siswa berkepribadian tangguh dan mandiri serta memiliki kemampuan berkomunikasi secara global.
  • Mengembangkan keunggulan ekstrakurikuler secara intensif dan berkelanjutan.
  • Mewujudkan keberadaan sekolah sebagai pusat pembelajaran yang berwawasan lingkungan.
  • Menerapkan manajemen sekolah yang kooperatif dan terstandar
  • Menumbuhkan penghayatan dan pengamalan beribadah selaras dengan budaya bangsa sebagai sumber kearifan dan nilai-nilai budi pekerti.

C.  Tujuan

  1. Membekali peserta didik dengan kurikulum pembelajaran sains, teknologi, sosial, seni dan budaya  secara komprehensif agar mampu bersaing dan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
  2. Menyelenggarakan berbagai kegiatan non-akademik yang mendukung pengembangan bakat dan minat yang selaras dengan kebutuhan pembelajaran.
  3. Menciptakan kondisi pembelajaran yang harmonis antara warga sekolah dengan lingkungan yang bersih, sehat, dan asri.
  4. Melaksanakan kerjasama dengan lembaga-lembaga pendidikan dan institusi lain yang memiliki reputasi nasional maupun internasional, serta berorientasi pada ISO.
  5. Mempersiapkan peserta didik agar taat dalam menjalankan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mengamalkan dalam proses pembelajaran baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat.

D.  Sasaran

  1. Menyiapkan sarana pembelajaran sains, teknologi, sosial, seni dan budaya yang mengakomodasi kebutuhan peserta didik.
  2. Menyiapkan program ekstrakurikuler yang mendukung pengembangan bakat dan minat siswa selaras dengan pembelajaran
  3. Mengembangkan materi pelajaran pada setiap bidang studi yang integratif dengan peningkatan wawasan lingkungan.
  4. Membangun komunikasi formal dan informal dengan lembaga-lembaga pendidikan dan institusi lain yang memiliki reputasi nasional maupun internasional, serta berorientasi pada ISO.
  5. Menyerasikan pelaksanaan ibadah di sekolah dengan penerapan kegiatan di sekolah.

E.  Latar Belakang dan Permasalahan

Penyelenggaraan pendidikan yang dilaksanakan di Indonesia dari masa ke masa lebih banyak bersifat klasikal-massal, yaitu berorientasi kepada kuantitas untuk dapat melayani sebanyak-banyaknya jumlah peserta didik. Kelemahan yang tampak dari penyelenggaraan pendidikan seperti ini adalah tidak terakomodasinya kebutuhan individual peserta didik di luar kelompok peserta didik normal. Padahal sebagaimana kita ketahui bahwa hakikat pendidikan adalah untuk memungkinkan peserta didik mengembangkan potensi kecerdasan dan bakatnya secara optimal.

Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 31 ayat (1) mengamanatkan bahwa “Tiap-tiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran”. Hal ini baru dapat terpenuhi pada saat Indonesia memasuki pembangunan jangka panjang ke satu tahun 1969/1970-1993/1994.

Dalam periode pembangunan ini pemerintah mulai menaruh perhatian pada pendidikan bagi peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa.

Upaya merintis program pelayanan pendidikan bagi peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa tersebut, telah dimulai sejak tahun 1974 dengan pemberian beapeserta didik bagi peserta didik Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berbakat dan berprestasi tinggi tetapi lemah kemampuan ekonomi keluarganya.

Selanjutnya, pada tahun 1982 Balitbang Dikbud membentuk Kelompok Kerja Pengembangan Pendidikan Anak Berbakat (KKPPAB). Kelompok Kerja ini mewakili unsur-unsur struktural serta unsur-unsur keahlian seperti Balitbang Dikbud, Ditjen Dikdasmen, Ditjen Dikti, Perguruan Tinggi, serta unsur keahlian di bidang sains, matematika, teknologi (elektronika, otomotif, dan pertanian), bahasa, dan humaniora, serta psikologi. Kelompok Kerja tersebut antara lain bertugas untuk :

  • mengembangkan “Rencana Induk Pengembangan Pendidikan Anak Berbakat” yang meliputi program jangka pendek dan jangka panjang untuk pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi;
  • merencanakan, mengembangkan, menyelenggarakan/melaksanakan, dan menilai kegiatan-kegiatan sesuai dengan rencana induk pengembangan anak berbakat.

Kemudian, pada tahun 1984 Balitbang Dikbud menyelenggarakan perintisan pelayanan pendidikan anak berbakat dari tingkat SD, SMP, SMA di satu daerah perkotaan (Jakarta) dan satu daerah pedesaan (Kabupaten Cianjur). Program pelayanan yang diberikan berupa pengayaan (enrichment) dalam bidang sains (Fisika, kimia, Biologi, dan Ilmu Intelektual Bumi dan Antariksa), matematika, teknologi (elektronika, otomotif, dan pertanian), bahasa (Inggris dan Indonesia), humaniora, serta keterampilan membaca, menulis, dan meneliti. Pelayanan pendidikan dilakukan di kelas khusus di luar program kelas reguler pada waktu-waktu tertentu. Peritisan pelayanan pendidikan bagi anak berbakat ini pada tahun 1986 dihentikan seiring dengan pergantian pimpinan dan kebijakan di jajaran Depdikbud.

Selanjutnya, pada tahun 1994 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan mengembangkan program Sekolah Unggul (Schools of Excellence) di seluruh provinsi sebagai langkah awal kembali untuk menyediakan program pelayanan khusus bagi peserta didik dengan cara mengembangkan aneka bakat dan kreativitas yang dimilikinya.

Program ini dianggap tidak cukup memberikan dampak positif pada peserta didik berbakat untuk mengembangkan potensi intelektual yang tinggi. Keluhan yang muncul di lapangan secara bersamaan didukung oleh temuan studi terhadap 20 SMA Unggulan di Indonesia yang menunjukan 21,75% peserta didik SMA Unggulan hanya mempunyai kecerdasan umum yang berfungsi pada taraf di bawah rata-rata, sedangkan mereka yang tergolong anak memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa hanya 9,7% (Reni H., dkk., 1998).

Pada tahun 1998/1999, dua sekolah swasta di DKI Jakarta dan satu sekolah swasta di Jawa Barat melakukan ujicoba pelayanan pendidikan bagi anak yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa dalam bentuk program percepatan belajar (akselarasi), yang mendapat arahan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. Pada tahun 2000 program dimaksud dicanangkan oleh Menteri Pendidikan Nasional pada Rakernas Depdiknas menjadi program pendidikan nasional. Pada kesempatan tersebut Mendiknas melalui Dirjen Dikdasmen menyampaikan Surat Keputusan (SK) Penetepan Sekolah Penyelenggara Program Percepatan Belajar kepada 11 (sebelas) sekolah yakni 1 (satu) SD, 5 (lima) SMP dan 5 (lima) SMA di DKI Jakarta dan Jawa Barat. Kemudian pada tahun pelajaran 2001/2002 diputuskan penetapan kebijakan pendiseminasian program percepatan belajar pada beberapa sekolah di beberapa provinsi di Indonesia.

TUJUAN YANG INGIN DICAPAI

Tujuan yang mendasari dikembangkannya program percepatan belajar bagi peserta didik yang memiliki memiliki potensi kecerdasan istimewa :

1.  Tujuan Umum

  • Memenuhi kebutuhan peserta didik yang memiliki karakteristik spesifik dari segi perkembangan. Kognetif, afektif, dan spikomotorik serta interaktif
  • Memenuhi hak asasi peserta didik yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan bagi dirinya sendiri.
  • Memfasilitasi kebutuhan perkembangan peserta didik memiliki potensi kecerdasan istimewa
  • Memenuhi minat intelektual dan perspektif masa depan peserta didik.
  • Memenuhi kebutuhan aktualisasi diri peserta didik.
  • Meningkatkan peran peserta didik sebagai aset bangsa
  • Menyiapkan peserta didik sebagai pemimpin masa depan.

2.  Tujuan Khusus

  • Memberikan penghargaan kepada peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan istimewa  untuk dapat menyelesaikan program pendidikan secara lebih cepat sesuai dengan potensinya.
  • Meningkatkan efisensi dan efektifitas proses pembelajaran peserta didik.
  • Mencegah rasa bosan terhadap iklim kelas yang kurang mendukung berkembangnya potensi keunggulan peserta didik secara optimal.
  • Memacu keseimbangan  kecerdasan spiritual, intelektual, sosial dan emosional peserta didik.
SUSUNAN PENGELOLA PROGRAM KELAS CERDAS ISTIMEWA
  1. Penanggungjawab..: Drs. Sutoyo Sarimin (Kepala Sekolah)
  2. Pengarah……………..: Suparto, S.Pd (PKS Kurikulum)
  3. Manajer Program..: Drs. Bambang Imam ERS, M.Hum
  4. Sekertaris……………: Dwi Indah Krisyanti, S.Pd, MM
  5. BP/BK…………………: Sumiati Sudira
  6. Tim Inovatif………..: Bersifat tentative
GURU PENGAJAR PROGRAM KELAS CERDAS ISTIMEWA (AKSELERASI)   
No
Nama Guru
Mata Pelajaran
Pendidikan terakhir
1.
Drs. Mansyur
P.A. Islam
S1
2
Drs. Burhanudin
P.A. Islam
S1
3.
Edi Mardoyo, S.Pd
P.A. Kristen
S1
4.
M.Ruslan, S.Pd
PPKn
S1
5.
Mukaromah, S.Pd
Bahasa Indonesia
S1
6
Dra. Enong Heryati
Bahasa Indonesia
S1
7.
Dra.Hj.Siti Nursiana
Bahasa Inggris
S1
8
Nani Nuraeni, S.Pd
Bahasa Inggris
S1
9.
Dra. Hendriyati
Sejarah
S1
10
Siti Marifah
Geografi
SI
11
Dra. Endang Mulyani
Ekonomi
S1
12
Entin Hartini
Penjaskes
SI
13
Drs. Sartiman.W.Hidayat, M.Pd
Pend. Seni/Budaya
S2
14
Subarna, SP.d.
Pend. Seni/Budaya
S1
15
Dra. Eli Ruliarsih
Matematika
S1
16
Cahyo Nugroho S.Pd
Fisika
S1
17
Ahmad Muslih, S.Pd
Fisika
S1
18
Dwi Indah Krisyanti, S.Pd, MM
Kimia
S2
19
Dra. Eti Heryati K
Biologi
S1
20
Drs. Diyan Mulyadi
Sosiologi
S1
21
Deswati, S.Pd
Teknologi Informasi
S1
22
Dra. Sumiati Sudira
BP/BK
S1
23
Hj. Nursariah, S.Pd
BP/BK
S1
Hasil yang dicapai SISWA AKSEL ANGKATAN 1 tahun ajaran 2005-2007
Dari seluruh siswa angkatan I program Aksel SMAN I Bekasi (20 siswa) dapat menyelesaikan studynya persis 2 tahun, dan hampir keseluruhan dapat masuk perguruan tinggi favorit, seperti dibawah ini:

NO

NAMA

DITERIMA DI PT

1

AFRILIA INTAN PRATIWI

UGM KEDOKTERAN (PMDK)

2

ARISITA CAROLINE

UNSRAT KEDOKTERAN( SPMB)

3

BASTIAN

TRISAKTI PERMINYAKAN

4

DANIEL MANDATARI

UNSRI KEDOKTERAN( SPMB)

5

EKO ROY MARELLA

ELEKTRO UGM (UM)/ ITB TEKNIK KIMIA (SPMB)

6

GHAZI ZULHAZMI

T.MATERIAL ITB ( UM)

7

ISMANAJI NUGRAHA

UGM TEKNIK SIPIL(SPMB)

8

JULIA ELIZABETH

IPB STATISTIK(PMDK)/ STT TELKOM

9

LAYUNG ANINDYA PRASETYANTI

ITB TEKNIK MATERIAL (SPMB) /STT TELKOM

10

LISSA FAJRI YAYUSMAN

ITB FTSL (SPMB)

11

MUHAMAD BESTARI

TEKNIK INFORMATIKA UGM(UM)/STAN PERPAJAKAN

12

NOVIANTI EKASARI

ITB TEKNIK MATERIAL (SPMB)

13

PUJI ASIH MAULANI DEWI

UNPAD MANAJEMEN PEMERINTAHAN (SPMB)/STT TELKOM

14

RINA NUR FITRIANY

UI KESEHATAN MASYARAKAT (SPMB)

15

RISKAWATI CHANDRA

UGM TEK.INDUSTRI/TEKNIK SIPIL ITB/(SPMB)STT TELKOM

16

RIZKI RIDHO

UGM TEK FISIKA

17

RIZKY AMELIA

STT TELKOM/ EK SDM IPB

18

SPICA ARUMNING ARDHI GUSTI

UNPAD FARMASI

19

WIDHI WAHYUNIARTI

UI TEKNIK INDUSTRI (SPMB)STT TELKOM

20

YANUARIA SATYA DEWI

IPB PERIKANAN/Perikanan UGM/GeologI ITB

Target kedepan :
  1. Lulus UAN dengan nilai minimal 8.00
  2. Lulusan siswa akselerasi lebih mampu bersaing menembus PT Terkemuka  lewat     jalur SPMB dan PMDK

Hubungan dengan pihak-pihak ketiga

  1. Dengan adanya pendampingan dalam bidang studi mipa dari ui  dan pendampingan pisykologi unpad diharapkan ada penilaian tersendiri dari pt tersebut dalam mendapatkan pmdk
  2. Adanya dukungan penuh dari  diknas PLB pusat Jakarta diharapkan  terjalin network yng baik antara sekolah  dengan dinas terkait

Bagaimana orang tua dapat berpartisipasi?

Sangat diharapkan kerjasama dalam :

  1. mendukung, memfasilitasi, dan menciptakan rasa aman dan nyaman  para siswa dalam mengembangkan potensi diri
  2. membantu siswa  dalam membentuk karakter yang kuat, mandiri tanpa mengesampingkan rasa sosial
  3. menyediakan dana untuk kegiatan out bond  yang tentu lebih sering  dilakukan  dari siswa reguler dalam rangka karakter bulding/bina pribadi  untuk meminimalisir boring siswa yang cenderung tertekan dalam menyelesaikan tugas belajar yang dipercepat
  4. adanya komunikasi yang baik antar orang tua, dan sekolah.aksel3aksel3

28 Responses to "Aksel-nya SMAN I Bekasi"

sebuah fenomena yang luar biasa, SMAN 1 bekasi berani untuk membuka kelas akselerasi. Awalnya saya sempat skeptis bahwa kelas aksel ini bisa berjalan dengan baik, bayangkan saja materi untuk 3 tahun disingkat menjadi 2 tahun apa mungkin siswa mampu? sebab semakin singkat waktu semakin besar tekanan pada siswa dan semakin sempit waktu untuk bermain-main ( namanya anak muda kan butuh main-main,hehe!) kalau siswa tidak pintar mengatur waktunya mereka akan stess dan gagal.

Tetapi ternyata saya salah. angkatan 1 aksel adalah buktinya. 99.95% dari siswa aksel angkatan 1 masuk PTN. dan dari 23 siswa SMAN 1 yang masuk ITB tahun 2007, 7 diantaranya dari aksel ank 1. berarti 35% dari aksel ank 1 masuk ITB. terlebih lagi hampir semuanya berasal dari spmb. Fantastis!

kelas aksel telah membuktikkan giginya. Saya jadi yakin akan prospek program ini ke depan. Saya dukung deh berapa persen yah? mungkin 99%.
ada 1% yang saya tidak suka dari aksel yaitu tes IQ. mengapa masuk aksel harus pakai tes IQ? kebanyakan orang selalu menjawab hanya orang yang berIQ tinggi yang bisa mengikuti pelajaran di aksel. Itu teori yang landasannya tidak kuat. begini ada 2 tipe orang di dunia: jenius dan pekerja keras. Orang jenius tetapi tidak bekerja keras MUSTAHIL berhasil tetapi orang yang berkerja keras tetapi tidak jenius berpeluang besar berhasil. So, yang lebih penting adalah tingkat kerja keras kita dan daya tahan kerja kita kan?

Masih belum puas, buktinya adalah kenalan saya di ITB namaya Thomas jur fisika 2005. Pada saat SMA dia sudah menguasai materi program master (S2) fisika( hal ini jauh dari standar aksel) terbukti dia meraih medali emas olimpiade fisika nas dan mendapat penghargaan khusus di tingkat internasional. Di ITB dia mendapat TPB prize karena IP-nya 4. Anda tahu berapa IQ-nya? hanya 117. JAUH di bawah angka minimal untuk kelas aksel.Saya takut ada thomas2 yang lain yang ingin masuk ke aksel tetapi tidak bisa karena masalah IQ. seharusnya diadakan tes mata pelajaran setingkat SMA saja, dengan begini kita bisa melihat seberapa jauh orang tersebut siap untuk mengikuti pelajaran SMA dengan kecepatan tidak normal.

Satu lagi, aksel mempersempit ruang siswa untuk berprestasi di luar sekolah.
Saya melihat kalau orang aksel sangat sulit untuk bisa berprestasi akademik di luar sekolah contohnya seperti Olimpiade. karena lomba mata pelajaran sekelas Olimpiade membutuhkan waktu berbulan untuk pelatihan sedangkan hal itu hampir tidak mungkin dilakukan oleh anak aksel yang terus mengejar materi mata pel. Jadi bagi siswa yang ingin mengharumkan nama SMA 1 di luar sekolah dengan leluasa, JANGAN masuk aksel.

overall, aksel ada program yang sangat baik, walau comment saya diatas menuju pada kelemahan aksel, di luar itu begitu kita masuk aksel, kita akan diproses menuju keluaran yang bagus, insan yang intelek dan bertakwa bisa didapat dari program ini. karena manusia menunjukkan performa terbaik pada saat di bawah tekanan. tekanan di kelas aksel lebih besar dari kelas biasa oleh karena itu, menciptakkan satu lingkungan yang kondusif untuk bertumbuh ke arah yang makin baik.

@Dear Na70: Setiap program selalu ada plus minus, seperti saya awal sangat khawatir, namun saya kira sisi positip aksel lebih besar persentasinya. So untuk meminimize dampaknya, kita mencari segala aspek untuk mendukungnya, terutama adek2 ex Smansa Bekasi.
Thanks…..

Let see my other blog: http://bachtiars.wordpress.com

saya hanya ingin mengoreksi data teman2 akselerasi di atas. ada sedikit kesalahan. Teman saya, layung Anindya (nomor 9) bukan di Teknik material ITB, tetapi di Teknik Industri ITB.
Demikian pemberitahuan saya. Saya harap dapat ditindaklanjuti untuk penyebaran informasi yang tepat.
terimakasih

@dear Roy,
thanks, saya akan konfirmasi dengan pihak sekolah.

juragan……
nyomot fotonya buat di taro di milis ya…..
thx…..

dear Ican,
milisnya apa dong, boleh gabung ‘ga?

Saya ingin masuk kelas akselerasi SMAN I Bekasi. Apa saja syarat-syaratnya?

@dear Aisha,
Menurut informasi, tahun ini program akselerasi tidak ada lagi.
Namun untuk pastinya, tolong langsung aja ke admin SMAN1 Bekasi.
(maaf atas keterlambatan untuk merespon pertanyaan anda)

aksel sma 1 bekasi masih ada kok…

Assalamualaikum…

Sama seperti saudara Roy,mungkin saya hanya ingin mengoreksi data teman-teman akselerasi di atas.Teman saya,Puji Asih Maulani Dewi,diterima SPMB jurusan Adm Negara UNPAD..Terima kasih…

mmm…AKSEL…
menurut saya,program akselerasi adalah program yang hebat,,,,kalau bisa 2 tahun,,,mengapa mesti 3 tahun???

toh,berdasarkan pengalaman,masa2 indah SMA saya tidak terenggut….masa2 SMA saya juga sama seperti yang orang lain rasakan,,,paling indah…

kesolidan teman2 sekelas lebih mantap…kekeluargaannya oke….dan yang pasti…anak aksel punya banyak teman…dari 2 angkatan….angkatan masuk dan angkatan keluar…

lebih banyak manfaatnya sih,daripada mudharatnya….hehe

NB:untuk yang mo masuk kelas Aksel…jangan ragu2!!semangat!!

@dear d’pharmachs,
Thanks atas koreksinya.
Namun sayang, menurut informasi program akselerasi mulai tahun ini akan ditiadakan dan diganti dengan program yang baru atau mungkin program SBI akan ditingkatkan.

Maaf, saya cuma mau ralat. Untuk Muhammad Bestari bukan diterima di Teknik Informatika UGM dan melalui jalur UM, melainkan Ilmu Komputer UGM melalui SPMB. Thx atas perhatiannya.

@dear kazuya,
Thanks atas ralatnya!

Saya sebagai orang tua sangat tertarik dengan program akselerasi ini, apakah SMAN 1 Bekasi akan mengadakan program untuk angkatan ke-2. Karena untuk tahun ajaran 2008/09 sepertinya tidak ada program tersebut.

Ibu Sri Lestari,
Sebaiknya tolong langsung menghubungi Bp. Bambang (manager program akselerasi SMAN 1), karena informasi tentang Akselerasi Angkatan-4 (2008/2009) agak simpang siur, dan belakangan ini ada info bahwa program ini akan diteruskan.

tnyta bkn hny aksel1 saja yg mnunjukkan “giginya” yp.tbukti aksel2 akan segera menyusul..

60% siswa aksel2 sdh dtrma di ptn.doakan sja sisanya…lwt pgman snm-ptn tgl 1 agustus NANTI!!!

dear Inna,
Saya berdoa agar siswa Aksel-2 dapat sukses tahun ini, dan tahun depan disusul oleh adeknya Aksel-3.

Semangat, aksel2!

Setuju sih, aksel itu program yang hebat. Tidak ada kebahagiaan yang terenggut dengan mengikuti program akselerasi.
Tapi, sejujurnya ada pembelajaran nonakademik yang terlewatkan. Andai bisa diseimbangkan antara program akademik dan nonakademik (ekstrakurikuler dan kegiatan berorganisasi lainnya), maka program akselerasi akan menghasilkan siswa yang luar biasa..
Setelah beraktivitas di kampus, sangat terasa bahwa sya tertinggal dalam kehidupan berorganisasi. Tapi, saya terus mengejar..

dear Layung
Setiap pilihan selalu mengandung resiko, ada yang manis sekaligus ada pahitnya.
Nah, disini perlu kemampuan menyeimbangkan permasalahan, yang penting berjuang terus, dan tentu jangan lupa berdoa agar mempunyai kekuatan dalam hal memelihara motivasi.
Thanks.

wah.. hebat .. sekarang sman 1 bekasi sudah punya kelas akselerasi. mudah2an mampu menghasilkan lulusan2 yang lebih baik dibanding generasi kami dulu.
btw, sedikit baca diatas bahwa ada 23 alumni sman1bekasi yg masuk ITB tahun 2007 mendatangkan sebuah kegembiraan tersendiri bagi saya. 10 tahun sebelumnya, kami hanya bertiga masuk ITB. sman2bekasi hanya seorang malah ..
mudah2an prestasi lulusannya makin ok !!!
asal jangan lupa, bahwa proses pendidikan tidak hanya akademik melulu. faktor pengembangan kepribadian dan banyak hal diluar akademik juga jadi bagian yang penting dalam pendidikan ..

harry – 3 IPA4 angkatan 97
Nb : salam untuk guru2 saya.. pak parto, bu elly ..

dear Pak Harry,
Terima kasih Pak atas comment-nya
Salamnya akan disampaikan.

Sounds like a very interesting concept! Do you appreciate my careful bear Good joke :) Did you hear about the farmer who was found guilty of selling rotten fruit? He was judged by his pears!

dear VefecopsVef,
I think you just gamble by guessing the number of segments a particular mangosteen fruit containts regarding this concept.
Anyway I’m interesting to your joke and thanks for your visiting.

untungnya aksel 2 SMA Negeri 1 Bekasi juga sudah unjuk “gigi”

1. Anita Ratna Ningrum : Pendidikan Dokter UIN
2. Bayudha Sandra Maulana : Universitas Pancasila
3. Bintang Bergas Cendekia : Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB
4. Daniel : Teknik Mesin UI
5. Dwinasanti Nur Rachmawati : STIS, Farmasi UI dan Matematika UNS
6. Eksa Bagas Prasasti : Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB
7. Fransiska Janette Wibowo : Teknik Industri ITT-TELKOM
8, Gotti Regina : Teknik Industri ITT-TELKOM
9. Ihsan Kurnia Ghazali : Teknik Kelautan IPB
10. Ika Yul Pratiwi : Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB, Ilmu Komputer UNDIP dan Teknik Elektro UGM
11. Khemal Abidin : Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB, Teknik Informatika ITT-TELKOM
12. Lucky Dwi Nanda : Oseanografi ITB
13. Nuardi Yusuf : Pendidikan Dokter UNILA, Fakultas Kesehatan Masyarakat UI
14. Putricia Synthesa : STIS, Fakultas Kesehatan Masyarakat UI
15. Rachmat Setiawan : Kimia UI
16. Revianda Deslianto Darma : Administrasi Perpajakan STAN dan Ilmu Komputer IPB
17. Rizkie Febriyadi : Administrasi Perpajakan STAN, Matematika UI dan Teknik Elektro ITT-TELKOM
18. R.R Alvira Wijaya : Farmasi UIN
19. Shafira Adlina : Bioteknologi UAI
20. Zandra Yulia Rosa : Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB, Fakultas Kesehatan Masyarakat UI, Fakultas Kedokteran Gigi UNPAD dan Teknik Geologi UNSOED.

rasa bangga akan lebih besar jika aksel angkatan 3 lebih sukses lagi… amin
semoga bisa menambaha data Perguruan Tinggi yang didapat Aksel SMA Negeri1 Bekasi…

ada yang lupa:
seharusnya :
17. Rizkie Febriyadi : Administrasi Perpajakan STAN, Matematika UI, Fakutas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ITB dan Teknik Elektro ITT-TELKOM

dear Khemal,
Terima kasih lho atas posting info Aksel-2 nya
Kita berharap dan berdoa semoga adek2nya yang di Aksel-3 tidak kalah hebatnya dengan kakak2-nya.
Dan tetap berharap agar kakaknya yang sudah di perguruan tinggi dapat memberi bimbingan dan dorongan kepada adeknya yang masih berjuang sekarang di Semansa Bekasi khususnya Aksel3.

aminn bwt aksel-3. iya pastinya dikasih petunjuk sama nasehat!!!

ini aksel tiga yang hebat
doain smogaa angkatan yang ketiga ini lulus semuaa
plus semuanya masuk PTN yang oke-oke

bentar lagi aksel tiga pasti unjuk GIGI juga kok
YEAAH………..!!!!!!!!!

salam buat Belinda Olga Cinintya sama tante di rumah
truss juga minta traktir dong om kalo kita semua lulus dan masuk universitas yang di pengenin

traktirnya di LAPO ya.
hhe.he

amin. gmna aksel 3?

@dear kawan2 olga

Kami bangga dengan commitment dan percaya dari adek2 semua, tetap pelihara itu agar semangat dan motivasi tetap tinggi. Kami selalu mendoakan kalian semua agar meraih cita2 dengan hasil yang maksimal.

Nah, sebentar lagi sudah harus menghadapi Semester 5, untuk itu persiapan sudah harus dibangun agar semua terselesaikan dengan baik.

Salamnya pasti akan disampaikan dan terima kasih; kalo semua lulus dan sukses masuk universitas pasti ditraktir….
terserah di lapo boleh …… tapi yang nasionall-lah biar semua bisa ikut.

Sukses……………..

Saya hanya ingin menambahkan

Rizkie Febriyadi juga diterima di S1 akuntansi Bakrie school of management

saya berharap teman-teman aksel 3 ada yang mendapat beasiswa ke luar negeri seperti Monbukagakusho, karena M. Bestari untuk program D3, dan Rizkie F. untuk program S1 dalam Monbukagakusho belum berhasil, mohon aksel 3 juga memanfaatkan internet untuk mencari informasi PT dan beasiswa, karena beberapa PTN sudah menerapkan sistem penerimaan online

@dear Pp
Termakasih atas informasi dan sarannya

assalamualaikum,,

saya cuma mau menambahkan
19.shafira adlina juga diterima di ILMU KELAUTAN UNSOED

thx.

semoga axel 3 dpt yg trbaek!

dan lulus dgn nilai yg baik!

amin!

@dear Inna
Terima kasih….
Salam buat Bapa n all family!

Memang hebat SMA1 Bekasi, apalagi Wakasek Kur nya Suparto S.Pd.

ko… aksel sman 1 bekasi, masuk kulnya banyak standar2 yah.. ada sih yang bagus banget… tp ko byk yg standar2 juga.. smg makin t.o.p deh kedepannya.. amiin..

assalamualaikum,
mau tanya kabar selanjutnya dari aksel angkatan yang sekarang.
apa ada perubahan? baik dari jumlah kelas maupun kriteria?

Bapak.Ibu yth,
apakah kelas Aksel di SMA I Bekasi buka kelas baru untuk tahun pelajaran 2010-2011 ?

Terima kasih
Ria

Leave a Reply